Sate Memeng, Salah Satu Makanan Medan yang Legendaris
line page
detail blink

Sate Memeng, Salah Satu Makanan Medan yang Legendaris

22 September 2022 | 07:00

Medan tidak pernah kehabisan cara untuk mengundang para wisatawan untuk berkunjung dan mencicipi berbagai kuliner khasnya. Dari sekian banyaknya rekomendasi makanan legendaris di Medan Anda dapat mencoba sajian satu ini, yaitu Sate Memeng. Mungkin anak muda masa kini asing dengan sajian khas satu ini. Namun, Sate Memeng sangat populer di kalangan anak muda pada jamannya di tahun 1980-1990-an. 


Baca juga: Mie Gomak, Asal-Usul, Cara Masak dan Info Lainnya 




Nama sate Memeng merupakan nama panggilan sang pemilik yang memiliki nama asli H. Muhammad Saimin. Sate Memeng saat ini sudah dikelola oleh generasi ketiga, yakni cucu dari sang pemilik. Olahan sate memeng memiliki ciri khas dengan potongan dagingnya yang besar-besar dan tebal. Konon, racikan bumbu sate sudah dijajakan sejak tahun 1945. Anda dapat memilih berbagai olahan daging dan bumbu yang sudah disediakan sesuai selera. Harga satu porsi Sate Memeng hanya dibanderol dengan harga Rp 28 ribu khusus untuk daging ayam dan sapi. Selain itu, di sini juga tersedia Mie Rebus Khas Memeng dengan harga Rp17 ribu per porsi. 


Masih ada keunikan lain yang wajib Anda ketahui mengenai Sate Memeng khas Medan ini. Anda penasaran? berikut adalah review kuliner, lokasi, jam buka, hingga informasi menarik tentang Sate Memeng. 

Eksistensi Sate Memeng Khas Medan 

foto oleh @meufood  



Sajian kuliner yang terkenal di kalangan muda-mudi tempo doeloe ini semakin banyak dikenal di kalangan wisatawan. Eksistensi kuliner legenda ini patut diberi jempol karena berhasil bertahan di tengah gempuran berbagai olahan sate yang semakin bervariasi. 


Dulunya Sate Memeng masih berjualan menggunakan gerobak dan belum bertempat di ruko seperti saat ini. Pada saat itu, di tahun 1992 Sate Memeng masih dijual seharga RP2.500 saja untuk satu porsi. 


Kenangan itulah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengenang masa muda mereka. Selain karena harganya yang sangat murah, kenikmatan sate memeng hingga kini tidak lekang dimakan usia. 

Kenikmatan Sate Memeng 

foto oleh @medanfooblog  



Sate Memeng dibuat dari potongan daging sapi atau ayam yang diguyur dengan bumbu kacang atau kuah sate Padang. Ciri khas yang membedakan ialah potongan daging yang sengaja dibuat besar-besar dan tebal. Proses memasak yang perlu waktu lama juga membuat bumbu racikan meresap sempurna.


Jika Anda ingin mencoba olahan sate selain daging sapi atau ayam, Anda dapat memilih berbagai daging lain yang disediakan seperti hati, usus, atau mencampur berbagai jenis daging. Bumbu yang disediakan juga bisa Anda pilih sendiri, mulai dari sambal kacang, bumbu kecap, hingga kuah sate Padang. 


Satu porsi Sate Memeng berisi 5 tusuk sate dan lontong sebagai pengganti nasi. Supaya makin mantap, Anda juga dapat mencoba kerupuk jangek khas Medan yang dijual secara terpisah. 

Lokasi dan Jam Buka

foto oleh @warnakuliner 



Jika Anda tertarik untuk datang mencicipi kuliner bersejarah ini Anda bisa mampir ke warung Sate Memeng khas Medan yang berlokasi di Jalan Irian Barat No.2, Gang Buntu, Kota Medan. Buka setiap hari dari pukul 18.00 WIB sampai 01.00 WIB. 


Disarankan Anda datang lebih awal jika berkunjung saat akhir pekan. Karena Sate Memeng sering ludes lebih awal setiap hari Sabtu dan Minggu. 


Itudia adalah kuliner legendaris Sate Memeng khas Kota Medan yang patut Anda coba. Anda bisa mengajak teman, kerabat, dan keluarga untuk makan bersama atau sekadar nostalgia. Bagaimana Anda tertarik untuk mencobanya?

ARTIKEL TERKAIT

cart icon
whatsapp icon